SIGN – Cara Mengetahui Potensi Diri

Cara mengetahui potensi diri

Mengetahui potensi diri adalah hal yang perlu dilakukan oleh setiap orang terlepas dari bagaimana kondisi orang itu saat ini. Perbedaan setiap orang menunjukkan bahwa setiap orang memiliki potensi diri yang berbeda-beda yang nantinya dapat digunakan untuk saling melengkapi. Namun di Indonesia, pemahaman tentang potensi diri seringkali diremehkan dan jarang dibahas, sehingga mendorong munculnya artikel potensi diri ini. Seperti yang ada di pos sebelumnya tentang bagaimana cara mengenali potensi diri (menemukan kekuatan) dapat memberikan motivasi hidup, pos kali ini akan ditujukan tentang bagaimana cara mengetahui potensi diri.

Potensi Diri
Setiap orang memiliki gambaran umum tentang potensi diri yang dimilikinya. Oleh karena itu, supaya orang dapat menggali potensi diri sendiri yang dimilikinya, tidak lain dan tidak bukan adalah kejujuran orang tersebut dalam menggali potensi diri yang ada di dalam dirinya. Diperlukan kejujuran orang untuk membiarkan gambaran umum itu lebih di-explore lagi dan menghasilkan jawaban yang jelas akan potensi diri orang tersebut. Untuk membantu melakukan eksplorasi, diperlukan alat bantu yang membantu seseorang mengenali potensi diri yang dimilikinya. Metode SIGN yang dituliskan oleh Buckingham pada bukunya yang berjudul Go Put Your Strengths to Work merupakan salah satu cara mengetahui potensi diri yang akan dijelaskan pada paragraf-paragraf berikut ini.

S – Success (Kesuksesan)

Tingkat ukur kesuksesan setiap orang berbeda-beda, ada yang bilang kesuksesan diukur dari kekayaan, ada juga yang berkata dari kebahagiaan, atau sumber-sumber lainnya. Namun ternyata, bagaimana perasaan kita saat mencapai kesuksesan dapat menjadi salah satu cara untuk mengetahui potensi diri kita. Coba tanyakan pada diri Anda mengenai 3 hal ini:

  1. Apakah saya merasakan kesuksesan dalam aktivitas ini?
  2. Apakah orang-orang bercerita pada saya bahwa saya cakap dalam melakukan ini?
  3. Apakah saya telah memenangkan penghargaan untuk potensi ini?

I – Instinct (Insting)

Potensi diri juga dapat berbicara melalui insting kita, bagaimana suatu kejadian membuat kita lebih tergerak dibanding kejadian lain. Hal yang menjadi potensi kita membuat kita tertarik untuk melakukannya bahkan sekalipun tidak dinilai mahal oleh orang lain. Beberapa pertanyaan untuk mengetahuinya adalah:

  1. Seberapa sering saya melakukan aktivitas ini? Setiap hari?
  2. Apakah saya melakukan aktivitas ini dengan sukarela?

G – Growth (Pengembangan)

Potensi diri atau talenta merupakan hal yang membuat kita berbeda dibanding dengan orang lain. Kita tidak bisa menjadi orang yang serba bisa, tapi kita bisa menjadi lebih baik dibandingkan diri kita yang dulu. Pengembangan yang signifikan terhadap suatu hal menunjukkan bahwa hal tersebut merupakan potensi diri kita. Jika kita melakukan sesuatu yang sesuai dengan potensi diri kita, pengembangan potensi diri akan menunjukkan hasil yang lebih baik dibanding dengan orang lain yang tidak sesuai dengan potensi dirinya. Untuk mengetahui tingkat pengembangan potensi diri kita, coba tanyakan pada diri Anda hal-hal apa yang Anda kuasai dengan cepat dibanding orang lain? Apakah Anda selalu ingin memupuk pengetahuan atau kemampuan terhadap hal tersebut? Apakah Anda tertantang untuk mempelajari hal tersebut?

N – Needs (Kebutuhan)

Sama seperti yang dikatakan oleh Maslow pada teori hirarki kebutuhan, setiap orang memiliki kebutuhan. Berbagai macam tingkat kebutuhan mulai dari kebutuhan dasar, keamanan, rasa memiliki, harga diri sampai kebutuhan puncaknya yaitu aktualisasi diri, yaitu ketika seseorang ingin menjadi nyata berdasarkan potensi diri yang dimiliki olehnya. Untuk membantu mengetahui kebutuhan aktualisasi diri ini, tanyakan beberapa pertanyaan ini pada diri Anda:

  1. Apakah saya senang atau bersemangat ketika melakukan kegiatan tertentu?
  2. Apakah saya having fun saat berpikir atau melakukan kegiatan ini?
  3. Apakah kegiatan ini membuat saya merasakan suatu tujuan?

 

Metode SIGN sebagai salah satu cara mengetahui potensi diri

Metode SIGN ini dapat digunakan oleh setiap orang tidak memandang usia muda ataupun tua. Lewat metode ini, akan muncul banyak jawaban-jawaban yang membantu Anda mencari potensi diri yang ada dalam diri Anda melalui proses menggali potensi diri. Jika proses menggali potensi diri ini sudah menimbulkan jawaban terhadap potensi yang dimiliki, selanjutnya perlu dilakukan pengembangan potensi diri sesuai apa yang menjadi potensi milik Anda. Jangan terpaku dengan hal yang bukan menjadi potensi diri Anda tapi berfokuslah untuk terus memaksimalkan potensi diri yang dimiliki.

Referensi:

  • Discover Your Strengths. Brent O’Bannon

Artikel dengan judul SIGN – Cara Mengetahui Potensi Diri ini dipublikasikan oleh Oktobo. Terakhir diubah tanggal 2015-08-21T07:48:35+00:00.