SIGN – Cara Mengetahui Kelemahan Diri

Cara mengetahui potensi diri

Pada dasarnya, setiap manusia memiliki kelebihan yang berbeda satu sama lain. Namun perlu diperhatikan juga, setiap manusia juga memiliki kelemahan yang berbeda satu sama lain. Kebanyakan dari kita lebih mudah untuk melihat kelemahan kita dibanding kelebihan kita. Dan yang menarik, seringkali kita lebih suka mengembangkan kelemahan diri sendiri daripada mengembangkan kelebihan diri sendiri.

Sebenarnya, jika berbicara cara mengetahui kelemahan diri sendiri, Anda bisa menggunakan cara untuk mengetahui potensi diri yang telah dibahas di artikel sebelumnya. Buckingham menggunakan metode SIGN yang digunakan untuk mengetahui potensi diri, namun ternyata metode ini dapat digunakan sebagai cara mencari kelemahan diri sendiri. Dengan mengutak-atik bahasa pada metode SIGN, Anda dapat melihat kelemahan diri sendiri dengan cara ini.

S – Lack of Success (Kurangnya Kesuksesan)

Jika Anda merasa gagal terus dan sulit untuk mendapatkan kesuksesan mengenai suatu hal, bisa saja itu merupakan kelemahan diri Anda. Kelemahan merupakan suatu hal yang kita lakukan dan hasilnya seringkali kurang dibandingkan orang lain. Salah satu cara mengetahui kelemahan diri sendiri adalah mengetahui tingkat kesuksesan Anda mengenai suatu hal dengan menanyakan 3 hal ini:

  1. Apakah saya merasakan sedikit kesuksesan dalam aktivitas ini?
  2. Apakan orang-orang bercerita pada saya bahwa saya butuh peningkatan dalam area ini?
  3. Apakah saya tidak pernah memenangkan penghargaan untuk aktivitas ini?

I – Lack of Instinct (Kurangnya Insting)

Bakat dan naluri merupakan sesuatu yang identik. Jika naluri (insting) kita cenderung untuk menghindari aktivitas ini, maka bisa saja hal itu merupakan kelemahan. Beberapa pertanyaan untuk mengetahuinya adalah:

  1. Apakah saya sering mencoba untuk menghindar pada aktivitas ini?
  2. Apakah saya melakukan aktivitas ini dengan terpaksa?
  3. Apakah saya menyerahkan aktivitas ini pada orang lain dibandingkan pada saya sendiri?

G – Lack of Growth (Kurangnya Pengembangan)

Anda belajar sesuatu, namun Anda sulit menguasainya. Mungkin saja Anda sudah mengikuti kursus akan hal ini, namun tetap Anda tidak merasakan peningkatan yang signifikan pada diri Anda. Bahkan mungkin Anda merasakan sedikit bosan akan hal ini. Jika Anda mengalami hal tersebut, bisa jadi hal yang Anda kerjakan itu merupakan kelemahan diri Anda. Anda mungkin bisa coba untuk menanyakan hal-hal ini pada diri Anda:

  1. Apakah mempelajari aktivitas ini sulit bagi saya?
  2. Apakah saya membutuhkan bimbingan ekstra untuk memahami atau menguasai kegiatan ini?

N – Lack of Needs (Kurangnya Kebutuhan)

Kelemahan akan membuat Anda kurang sukses, kurang insting, kurang berkembang yang membuat Anda tidak dibutuhkan dalam hal ini. Orang-orang tidak akan mencari Anda mengenai hal ini namun mengandalkan orang lain untuk hal ini. Jika Anda merasa kurang dibutuhkan akan suatu hal, maka hal tersebut bisa saja merupakan kelemahan Anda. Anda perlu menanyakan hal-hal ini untuk mengetahuinya:

  1. Apakah saya merasa lelah untuk aktivitas ini?
  2. Apakah saya tidak mau berpikir untuk aktivitas ini?
  3. Apakah saya merasa kegiatan ini tidak diperlukam?

 

Menghadapi kelemahan diri sendiri

Semua orang tidak bisa untuk menjadi manusia super bisa. Salah satu alasan Tuhan memberikan kita kelemahan dan kelebihan yang berbeda adalah agar kita mengandalkan orang lain pada kelemahan kita, dan memfokuskan pada apa yang menjadi kelebihan diri kita. Dengan kata lain, cara mengetahui kelemahan diri sendiri ini ditujukan agar kita mengetahui kelemahan kita dan tidak berfokus kepadanya.

Pemimpin yang hebat bukanlah pemimpin yang super bisa, melainkan pemimpin yang mengembangkan kekuatan kepemimpinan dengan membangunnya di sekitar mereka. Mereka tidak fokus terhadap kelemahannya, tapi menyerahkan kelemahan mereka itu terhadap orang yang dipimpinnya (sesuai dengan kekuatannya). Dengan demikian, kekuatan-kekuatan dari organisasi yang dipimpin akan saling melengkapi dan menciptakan kekuatan yang bersinergi satu sama lain.

Referensi:

  • Discover Your Strengths. Brent O’Bannon

Artikel dengan judul SIGN – Cara Mengetahui Kelemahan Diri ini dipublikasikan oleh Oktobo. Terakhir diubah tanggal 2015-10-13T05:51:53+00:00.