Ada beberapa hal yang seharusnya tidak Anda katakan di tempat kerja.

Ungkapan-ungkapan ini membawa efek khusus: mereka memiliki kemampuan luar biasa untuk membuat Anda terlihat buruk bahkan sekalipun kata-kata yang Anda keluarkan benar.

Yang paling buruk, ungkapan-ungkapan ini tidak dapat ditarik kembali jika sudah keluar.

Saya tidak berbicara tentang keceplosan, candaan garing, atau kesalahan saat berbicara. Hal-hal ini bukanlah satu-satunya cara untuk membuat diri Anda terlihat buruk.

Seringkali justru karena pernyataan halus-orang yang menilai kita tidak kompeten dan percaya diri-yang memberikan kerusakan yang paling besar.

Tidak peduli seberapa berbakat Anda atau apa yang sudah Anda capai, ada frase tertentu yang langsung mengubah cara orang melihat Anda dan selamanya dapat menjadikan Anda dipandang negatif. Ungkapan-ungkapan ini begitu sarat dengan implikasi negatif yang dapat merusak karir dalam waktu singkat.

Berapa banyak dari pembunuh karir ini yang telah kamu dengar di kantor akhir-akhir ini?

Continue reading

keluar dari pekerjaan

Apakah Anda terus-menerus stres tentang pekerjaan? Apakah Anda merasa seolah-olah Anda tidak cocok di kantor? Apakah Anda mengalami pelecehan verbal pada pekerjaan? Jika demikian, Anda mungkin siap untuk berpindah. Bahkan, menurut para ahli, ini hanya beberapa dari 14 tanda-tanda bahwa sudah waktunya untuk mengundurkan diri┬ádari pekerjaan Anda. “Bagi beberapa orang, ketika saatnya untuk keluar dari pekerjaan dapat cukup jelas – sedangkan bagi beberapa orang lain, itu mungkin tidak begitu jelas,” kata Ryan Kahn, seorang pelatih karir, pendiri The Hired Group, bintang dari MTV’s Hired, dan penulis dari Hired! The Guide for the Recent Grad.

Teri Hockett setuju. Kepala eksekutif situs karir What’s For Work? mengatakan, beberapa karyawan tahu ketika mereka telah mencapai titik di mana saatnya untuk perubahan, “karena mereka merefleksikan secara teratur untuk memastikan pekerjaan mereka sejalan dengan tujuan jangka panjang mereka.” Jika keduanya tidak selaras, mereka seringkali melakukan penyesuaian untuk menjaga hal-hal supaya tetap ada di dalam jalur, katanya.

Adapun orang lain, mereka tidak menyadari bahwa mereka tidak puas dengan pekerjaan mereka sampai seseorang menunjukkan itu kepada mereka, atau mereka menyadari bahwa mereka menghabiskan terlalu banyak waktu di pekerjaan, atau di luar pekerjaan menjadi tidak bahagia tentang posisi mereka, tambahnya. “Ini adalah topik yang membuat mereka di malam hari berpikir, apa yang harus saya lakukan? Mereka berkonsultasi dengan teman-teman dan keluarga, mencari nasihat, untuk memvalidasi penalaran mereka. Mereka tahu jawabannya, yang selalu melibatkan perubahan, tetapi bagian yang sulit adalah membuat perubahan itu sendiri.”

Continue reading