Gejala perasaan (afektif)

    Afektif

    Gejala perasaan (afektif)

    Adalah tentang perasaan dan emosi. Dibedakan menjadi 2 :

    Perasaan jasmaniah (berkaitan dengan indra)


    Pengindraan ialah penyaksian indera kita atas rangsangan yang merupakan suatu kompleks (suatu kesatuan yang kabur, tidak jelas). Dalam penginderaan bagian-bagian atau unsur-unsur dari ransangan yang belum terurai, masih menjadi satu, bahkan diri kitapun seakan-akan termasuk didalamnya. Jadi

    jiwa kita pasif. Misalnya pengindraan kita atas kendaraan-kendaraan yang simpang siur dijalan raya, panas terik matahari yang kita rasakan waktu kita asyik bermain dan sebagainya.

      Indra penglihatan
      Berhubungan dengan Mata, indera ini menerima perangsangan cahaya dan kerjanya dapat dibedakan menjadi 3 golongan :

      • Menurut adanya cahaya : gelap dan terang.
      • Menurut warna : seperti warna pelangi
      • Menurut ukuran : Besar, Bentuk dan Jarak

      Warna dasar dalam psikologi ada 4 yaitu : Merah, Kuning, Hijau dan Biru.

      Indra pendengaran

      Berhubungan dengan Telinga, indera pendengaran dibedakan menjadi nada – nada(yang terdengar tenang dan beraturan) dan desah – desah atau gersik(seperti gelisah dan tidak teratur). Kekuatan nada itu tergantung pada amplitudo dari getaran – getaran udara. Semakin tinggi jumlah getarannya semakin tinggilah nadanya.

      Indra pembau (penciuman)

      Yang berlangsung melalui gas yang mengenai selaput lendir dari hidung. Pada selaput lendir inilah terletak ujung – ujung syaraf pembau.

      Indra pengecap

      Yang berlangsung karena adanya rangsangan dari cairan yang terdapat pada lidah dan tekak(langit – langit mulut) lunak. Masing – masing orang mempunyai kepekaan yang berbeda – beda . Rasa dasar ada 4 rasa yaitu Manis, Asam, Asin dan Pahit.

      Indra peraba
      Indra ini menerima rangsangan dari tekanan, suhu dan sakit. Pengindraan terdapat pada seluruh tubuh kecuali rambut, kuku dan gigi.
      Indra keseimbangan
      Indra ini menerima rangsangan keseimbangan. Indra ini terletak pada telinga. Bentuknya seperti rumah siput. Indra inilah yang menjaga tubuh kita agar tetap tegak.
      Indra kinaesthesis
      Berasal dari kata kineo yang artinya gerak, perangsangnya berupa gerakan – gerakan dan ketegangan – ketegangan pada otot – otot tubuh. Inderanya terdapat pada persendian.
      Indra organis / vital
      Merupakan pengindraan lapar, dahaga, sesak napas dan pembuangan. Tidak ada pengaruh perangsang dari luar, indra yang berfungsi untuk ini adalah organ – organ pencernaan, makanan, pernapasan, organ sirkulasi darah dan lain – lain.
      Indra synaeshesi (indera pernyerta)
      Indra yang tidak dilakukan dengan indra yang bersangkutan melainkan dengan indra lainnya, misalnya kebutaan mata akan digantikan oleh indera pendengaran dan perasa.

    Perasaan rohaniah


    berkaitan dengan agama, intelektual, kesusilaan, keindahan, harga diri.
    Adalah perasaan luhur yang hanya terdapat pada manusia, misalnya :

    • Perasaan intelektual, yaitu perasaan yang berkenan dengan pengetahuan.
    • Perasaan estetis, yaitu perasaan yang berkenan dengan keindahan.
    • Perasaan etis, yaitu perasaan yang berkenan dengan kebaikan.
    • Perasaan diri, yaitu perasaan yang berkenaan dengan harga diri.
    • Perasaan social, yaitu perasaan yang berkenan dengan kelompol.
    • Perasaan religious, yaitu perasaan yang berkenan dengan agama atau kepercayaan.

Gejala perasaan (afektif)

Artikel dengan judul Gejala perasaan (afektif) ini dipublikasikan oleh Oktobo. Terakhir diubah tanggal 2015-02-12T09:34:04+00:00.

1 comment

Tinggalkan Balasan