Gejala Pengenalan (Kognitif)

gejala kognitif

Gejala Pengenalan (Kognitif)

Berkaitan dengan pengamatan, tanggapan, ingatan, fantasi asosiasi, berfikir, kecerdasan.
Kognitif berasal dari kata “cognitive” yang berarti hal yang berhubungan dengan pengamatan. Dalam ilmu Psikologi, Kognitif merupakan bagian dari gejala jiwa manusia. Kognitif merupakan

gejala pengenalan yang terdiri dari penghayatan pengamatan tanggapan, asosiasi, reproduksi, apersepsi, ingatan, fantasi, berpikir dan intelegensi.
Kognitif dipahami sebagai proses mental karena kognisi mencermikan pemikiran dan tidak dapat diamati secara langsung. Oleh karena itu kognisi tidak dapat diukur secara langsung, namun melalui perilaku yang ditampilkan dan dapat diamati. Misalnya kemampuan anak untuk mengingat angka dari 1-20, atau kemampuan untuk menyelesaikan teka-teki, kemampuan menilai perilaku yang patut dan tidak untuk diimitasi.
Gejala kognisi meliputi :

    Pengamatan
    Pengamatan adalah aktivitas yang dilakukan terhadap suatu proses atau objek dengan maksud memahami pengetahuan dari sebuah fenomena berdasarkan gagasan dan pengetahuan yang telah diketahui sebelumnya, untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk meneruskan penelitian.
    Proses pengamatan adalah sebagai berikut :

    • Penglihatan
    • Pendengaran
    • Rabaan
    • Pembauan(penciuman)
    • Pengecapan

    Agar orientasi pengamata dapat berhasil dengan baik, diperlukan aspek pengatran terhadap objek yang diamati, yaitu :

    • Aspek ruang
    • Aspek waktu
    • Aspek gestal
    • Aspek arti

    Tanggapan
    Yaitu suatu bayangan atau pengertian yang terdapat dalam ingatan setelah kita melakukan pengamatan.
    Tanggapan dapat dibedakan menjadi 3 hal yaitu

    • Tanggapan masa lampau atau tanggapan ingatan
    • Tanggapan masa datang atau tanggapan menggantisipasi
    • Tanggapan masa kini atau tanggapan representative

    Ingatan
    Ingatan adalah saat manusia mempertahankan dan menggambarkan pengalaman masa lalunya, dan menggunakannya sebagai sumber informasi untuk saat ini. Proses dari mengingat adalah menyimpan suatu informasi, mempertahankannya dan memanggil kembali informasi tersebut
    Pada dasarnya ingatan dapat dibagi menjadi 2 kategori yaitu ingatan eksplisit dan implisit.
    Fantasi
    Fantasi dapat dilukiskan sebagai fungsi yang memungkinkan manusia untuk berorientasi dalam alam imajinasi melampaui dunia ini.
    Secara garis besar fantasi dapat digolongkan menjadi 2 macam

    • Fantasi disadari(disengaja)
    • Fantasi tidak sadar (tidak disengaja)
    • Ada beberapa macam sifat fantasi yaitu

      • Fantasi yang mengabstraksikan
      • Fantasi yang mendeterminasikan
      • Fantasi yang mengkombinasikan

    Berpikir
    Merupakan proses dinamis yang dapat dilukiskan dengan proses atau jalannya. Proses jalannya berfikir itu pada pokoknya ada 4 langkah

    • Pembentukan pengertian
    • Pembentukan pendapat
    • Penarikan kesimpulan
    • Psikologi Fikir

    Intuisi
    Adalah istilah untuk kemampuan memahami sesuatu tanpa melalui penalaran rasional dan intelektualitas, seperti sebuah ide yang tiba – tiba terpikirkan atau seseorang yang terdorong untuk membaca sebuah surat kabar dan dalam surat kabar itu terdapat informasi yang dicarinya selama ini.

Artikel dengan judul Gejala Pengenalan (Kognitif) ini dipublikasikan oleh Oktobo. Terakhir diubah tanggal 2015-02-13T05:37:39+00:00.

1 comment

Tinggalkan Balasan