Teori Big Five

Teori ini jarang saya dengar pada waktu berbicara soal kepribadian manusia. Namun ketika saya belajar sedikit tentang analisa kepribadian melalui tulisan, teori Big Five merupakan teori yang banyak dimanfaatkan. Hal ini karena teori Big Five menunjukkan konsistensi pada usia dan jenis kelamin serta hasilnya bisa dikatakan sama jika digunakan dengan tes atau bahasa yang berbeda.

Teori Big Five (BF) membagi kepribadian menjadi 5 dimensi yang biasa dikenal dengan singkatan OCEAN. Dimensi tersebut adalah Openness (O), Conscientiousness (C), Extraversion (E), Agreeableness (A) dan Neuroticism (N). Big Five mengukur kelima dimensi ini pada seseorang. Dengan demikian, hasil dari penggolongan kepribadian Big Five ini bukan mengerucut ke satu dimensi kepribadian saja, melainkan ukuran dari kelima dimensi OCEAN tersebut. Untuk memudahkan memahami teori Big Five, silahkan klik link Tes Big Five ini dan jawab pilihan yang disediakan.

Continue reading

kepribadian

Kepribadian manusia merupakan salah satu topik yang menarik untuk dipelajari saat kita belajar tentang psikologi. Karena psikologi banyak berbicara mengenai manusia, maka orang-orang psikologi akan banyak menghadapi perihal soal perbedaan kepribadian manusia. Mempelajari kepribadian biasanya digunakan para ahli psikologi dan manajer untuk menentukan kepribadian orang-orang yang ingin masuk ke suatu tempat kerja atau dengan kata lain keputusan perekrutan. Bagi orang non psikologi, belajar tentang kepribadian manusia dapat bermanfaat untuk menyesuaikan tempat kerja yang sesuai dengan kepribadiannya. Masih banyak manfaat lain dari mempelajari kepribadian manusia yang nantinya dapat membuat kita berbeda dengan orang lain jika mengerti tentang ilmu ini. Oleh karena itu, kepribadian manusia merupakan salah satu topik yang penting untuk dipelajari.

Jika kita belajar kepribadian manusia, kita belajar tentang sifat (kepribadian) manusia yang berbeda-beda. Setiap manusia memiliki kepribadian yang berbeda-beda. Ada manusia yang merasa lebih hidup jika dia dikumpulkan di perkumpulan yang ramai, ada juga manusia yang lebih suka dengan suasana yang tenang atau bahkan sedikit orang. Jika kita bisa melakukan positioning yang tepat pada seseorang, maka kita dapat membuat manusia berkembang dengan baik ataupun sebaliknya, jika positioning kita keliru, maka yang berlaku adalah sebaliknya.

Continue reading

pertanyaan

Di artikel sebelumnya pernah dibahas cara untuk mencari potensi diri dan kelemahan diri dengan metode SIGN. Berikut pertanyaan psikologi yang dapat membantumu lebih lagi untuk mengetahui kekuatan apa yang ada pada dirimu. Pertanyaan-pertanyaan ini dituliskan oleh Brent O’Bannon sebagai pertanyaan renungan yang dia siapkan di bagian akhir (sebelum pelajaran dari tenis) pada bab tentang kekuatan. Pertanyaan psikologi ini dapat membantu melengkapi dirimu untuk menemukan potensi (kekuatan) yang ada dalam dirimu.

Gunakan pertanyaan ini sebagai bahan renungan, yang artinya jawablah pertanyaan ini dengan sungguh-sungguh. Jangan asal menjawab pertanyaan ini karena akan membuatmu semakin bingung tentang potensi yang ada di dirimu. Gunakan ruangan kosong atau kondisi tenang yang dapat membuatmu lebih berpikir secara mendalam. Buka hatimu karena hati nuranimu yang terus berbicara kepadamu tentang siapa dirimu.

Continue reading

Cara mengetahui potensi diri

Pada dasarnya, setiap manusia memiliki kelebihan yang berbeda satu sama lain. Namun perlu diperhatikan juga, setiap manusia juga memiliki kelemahan yang berbeda satu sama lain. Kebanyakan dari kita lebih mudah untuk melihat kelemahan kita dibanding kelebihan kita. Dan yang menarik, seringkali kita lebih suka mengembangkan kelemahan diri sendiri daripada mengembangkan kelebihan diri sendiri.

Sebenarnya, jika berbicara cara mengetahui kelemahan diri sendiri, Anda bisa menggunakan cara untuk mengetahui potensi diri yang telah dibahas di artikel sebelumnya. Buckingham menggunakan metode SIGN yang digunakan untuk mengetahui potensi diri, namun ternyata metode ini dapat digunakan sebagai cara mencari kelemahan diri sendiri. Dengan mengutak-atik bahasa pada metode SIGN, Anda dapat melihat kelemahan diri sendiri dengan cara ini.

Continue reading

pelatihan karyawan

Diperkirakan bahwa $ 60 miliar dihabiskan setiap tahun oleh perusahaan Amerika pada program pembelajaran dan pengembangan. Lebih dari 20 persen-sekitar $ 12 miliar dihabiskan untuk program yang dikhususkan untuk para eksekutif dan manajer.

Saya sering mendengar komentar dari para skeptis yang mengatakan sesuatu seperti, “Orang-orang tidak berubah. Kami menginvestasikan semua waktu dan uang, dan orang-orang tetap sama.” Komentar-komentar ini membuat kebijaksanaan investasi terhadap program signifikan yang dibuat oleh perusahaan di seluruh dunia dipertanyakan.

Continue reading

Tomat Pomodoro

Jika Anda menghabiskan banyak waktu untuk meneliti cara untuk melakukan hacks pada kehidupan, Anda mungkin pernah mendengar tentang Teknik Manajemen Waktu Pomodoro yang terkenal. Dibuat pada tahun 1980 oleh Francesco Cirillo, Teknik Pomodoro adalah salah satu cara manajemen waktu (time management) pada kehidupan yang cukup populer digunakan saat ini. Tapi metode ini bukan untuk semua orang, dan untuk setiap orang yang merupakan penganut yang antusias akan sistem ini, ada orang lain yang memberikan kritikan dari hasil teknik pomodoro ini.

Apakah Teknik Pomodoro tepat untuk Anda? Ini adalah masalah preferensi pribadi. Tetapi jika Anda ingin tahu tentang manfaat menggunakan teknik ini, artikel ini akan memaparkan informasi dasar teknik ini sehingga Anda dapat memutuskan apakah teknik ini layak dicoba atau tidak.

Continue reading

kepemimpinan

Telah menjadi mode dalam manajemen bakat (talent management) untuk fokus pada kekuatan sebagai alat untuk mengembangkan kekuatan kepemimpinan. Ini bukan merupakan ide baru sejak Peter Drucker berbicara tentang ini lebih dari 40 tahun yang lalu ketika ia menulis di The Effective Executive, bahwa “Jika seorang eksekutif tidak mencari kekuatan dan bekerja untuk membuat kekuatan menjadi produktif, ia hanya akan mendapatkan dampak pada apa yang orang tidak bisa lakukan, kekurangannya, kelemahannya, hambatan pada kinerja dan efektivitas. Untuk staff dengan melihat apa yang tidak ada dan fokus pada kelemahan adalah sia-sia, penyalahgunaan, jika bukan menyalahgunakan, menyia-nyiakan sumber daya manusia.” Ide ini menjadi populer lagi pada tahun 2001 ketika Gallup memperkenalkan buku Now Discover Your Strengths.

Pertanyaan yang belum terjawab, setelah Anda telah menemukan kekuatan Anda, bagaimana cara Anda untuk mengembangkan mereka lebih lanjut. Jelas, mencari tahu tentang bakat alami dan kemampuan yang sangat kuat, tapi setelah Anda melakukan itu, bagaimana Anda membawa mereka ke “tingkat berikutnya.” Apa yang Anda lakukan? Jawabannya adalah untuk membangun kekuatan tersebut dengan keterampilan sekitar yang saling melengkapi. Berikut adalah empat wawasan yang akan membantu Anda untuk melakukan hal ini.

Continue reading

keluar dari pekerjaan

Apakah Anda terus-menerus stres tentang pekerjaan? Apakah Anda merasa seolah-olah Anda tidak cocok di kantor? Apakah Anda mengalami pelecehan verbal pada pekerjaan? Jika demikian, Anda mungkin siap untuk berpindah. Bahkan, menurut para ahli, ini hanya beberapa dari 14 tanda-tanda bahwa sudah waktunya untuk mengundurkan diri dari pekerjaan Anda. “Bagi beberapa orang, ketika saatnya untuk keluar dari pekerjaan dapat cukup jelas – sedangkan bagi beberapa orang lain, itu mungkin tidak begitu jelas,” kata Ryan Kahn, seorang pelatih karir, pendiri The Hired Group, bintang dari MTV’s Hired, dan penulis dari Hired! The Guide for the Recent Grad.

Teri Hockett setuju. Kepala eksekutif situs karir What’s For Work? mengatakan, beberapa karyawan tahu ketika mereka telah mencapai titik di mana saatnya untuk perubahan, “karena mereka merefleksikan secara teratur untuk memastikan pekerjaan mereka sejalan dengan tujuan jangka panjang mereka.” Jika keduanya tidak selaras, mereka seringkali melakukan penyesuaian untuk menjaga hal-hal supaya tetap ada di dalam jalur, katanya.

Adapun orang lain, mereka tidak menyadari bahwa mereka tidak puas dengan pekerjaan mereka sampai seseorang menunjukkan itu kepada mereka, atau mereka menyadari bahwa mereka menghabiskan terlalu banyak waktu di pekerjaan, atau di luar pekerjaan menjadi tidak bahagia tentang posisi mereka, tambahnya. “Ini adalah topik yang membuat mereka di malam hari berpikir, apa yang harus saya lakukan? Mereka berkonsultasi dengan teman-teman dan keluarga, mencari nasihat, untuk memvalidasi penalaran mereka. Mereka tahu jawabannya, yang selalu melibatkan perubahan, tetapi bagian yang sulit adalah membuat perubahan itu sendiri.”

Continue reading

Cara mengetahui potensi diri

Mengetahui potensi diri adalah hal yang perlu dilakukan oleh setiap orang terlepas dari bagaimana kondisi orang itu saat ini. Perbedaan setiap orang menunjukkan bahwa setiap orang memiliki potensi diri yang berbeda-beda yang nantinya dapat digunakan untuk saling melengkapi. Namun di Indonesia, pemahaman tentang potensi diri seringkali diremehkan dan jarang dibahas, sehingga mendorong munculnya artikel potensi diri ini. Seperti yang ada di pos sebelumnya tentang bagaimana cara mengenali potensi diri (menemukan kekuatan) dapat memberikan motivasi hidup, pos kali ini akan ditujukan tentang bagaimana cara mengetahui potensi diri.

Continue reading

Kekuatan - Talenta Pengetahuan dan Keahlian

Suatu kali saya pernah menghadiri suatu seminar tentang motivasi hidup. Di saat seminar tersebut berlangsung, pembicara meminta para peserta untuk menuliskan kelemahan dan kelebihan mereka di selembar kertas. Setelah semua peserta selesai menuliskannya, sang pembicara mulai bercerita bagaimana kisah hidupnya dalam memberi motivasi diri untuk membenarkan apa yang menjadi kelemahan dirinya.

Kisah tersebut merupakan kisah yang wajar terjadi apabila kita mengikuti seminar-seminar motivasi hidup. Seringkali kita diberi cerita, jika mau sukses, kita harus berusaha menghilangkan apa yang menjadi kelemahan-kelemahan kita. Kita harus melawan rasa malas yang ada pada diri kita agar dapat menghilangkan kelemahan yang ada pada diri kita. Pendapat tersebut mungkin bisa dikatakan benar bisa juga dikatakan salah.

Kenapa bisa dikatakan benar?

Continue reading